Vokasi untuk anak muda
Beasiswa dan pelatihan keterampilan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri di daerah.
“Kebijakan yang baik selalu dimulai dari mendengar, lalu dibuktikan dengan kerja di lapangan.”
Bagas Adiwinata memulai kariernya sebagai advokat bantuan hukum, mendampingi warga yang berhadapan dengan persoalan tanah dan layanan publik. Dari sana ia belajar bahwa banyak masalah besar berakar pada kebijakan yang tidak pernah mendengar suara warga.
Pada 2014 ia mendirikan Gerakan Desa Tangguh, inisiatif yang kini mendampingi lebih dari 120 desa dalam air bersih, pendidikan vokasi, dan ekonomi digital. Ia juga aktif sebagai tenaga ahli kebijakan publik dan narasumber di berbagai forum daerah dan nasional.
Setiap gagasan lahir dari dialog dengan warga dan diuji lewat program yang sudah berjalan.
Beasiswa dan pelatihan keterampilan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri di daerah.
Pendampingan pemasaran daring, pencatatan keuangan sederhana, dan akses ke pembiayaan yang sehat.
Sistem air bersih yang dikelola warga, dengan perawatan dan pembiayaan yang berkelanjutan.
Anggaran dan capaian program yang bisa dipantau warga melalui dasbor terbuka.
Perjalanan yang konsisten: membela, mendampingi, lalu membangun sistem agar perubahan bertahan.
Mendampingi lebih dari 200 kasus warga terkait tanah dan layanan publik.
Memulai pendampingan di 5 desa, kini lebih dari 120 desa di 9 kabupaten.
Tesis tentang partisipasi warga dalam perencanaan anggaran desa.
Menyusun kajian kebijakan air bersih dan pendidikan vokasi tingkat provinsi.
Mengawal transparansi anggaran melalui dasbor terbuka di desa percontohan.
Ratusan warga hadir membahas perawatan sistem air bersih secara mandiri.
Pelatihan tiga hari: foto produk, pencatatan keuangan, dan pembayaran digital.
200 kursi untuk lulusan SMA/SMK di bidang teknik, kesehatan, dan pariwisata.
Sampaikan masalah, usulan, atau undangan dialog. Setiap pesan dibaca oleh tim dan direkap setiap pekan.